the novel, page 1

tahun 2003.

Imamray, sebagian kalangan terutama orang tua dan lingkungan sosial menyebutnya sebagai pak imam, sementara kalangan bisnis menyebutnya pak Ray atau lebih akrab disapa Ray saja.
Tahun ini Ray muda berusia 24 tahun. Setelah sejak setahun mengambil alih manajemen toko sepeninggalan ayahnya, Ray menetapkan keputusan penting dalam "sejarah" toko keluarga dengan menutup toko perhiasan emas dan menyerahkan pengelolaan toko pakaian sepenuhnya pada ibunya.

Dengan penghasilan dari trading online yang sebetulnya sudah cukup mumpuni untuk ukuran standar masyarakat setempat,
Ray merasa dia harus memiliki suatu "profesi publik" agar perkembangan fenomenal dari "pendapatan tanpa keluar rumah" tak menimbulkan syak wasangka dalam masyarakat awam.
Lagipula Ray merasa lebih nyaman jika dianggap "orang kebanyakan" dan image itu ingin dia pertahankan sampai saat dia sudah menjadi konglomerat billionaires kelak dimana dia mungkin sudah tidak bisa lagi menyembunyikan level kekayaannya.
Sayangnya, mengelola dua toko sekaligus, yang berbeda strain, membuat Ray merasa kurang fokus dan cukup menguras pikiran saat harus pula membagi perhatian dengan pergerakan grafik trading. Inilah yang mendasari Ray untuk mengembalikan pengelolaan toko pada ibunya setelah penataan manajerial selama setahun oleh Ray telah cukup stabil memajukan toko.

Ray sendiri akhirnya memilih untuk membuka konter hape dan menjadi tukang servis, sebagai "profesi publik" dengan tetap berkomitmen membantu supply pakaian bagi toko yang kini telah dipegang oleh ibunya.

Toko pakaian (clothing store) "Sinar Hidup" cukup dikenal di kalangan masyarakat setempat terutama dalam stok kaos kasual dan pakaian muslim, memiliki dua outlet yang ada di rumah dan di kios pasar desa.
Ray, kini pindah ke timur jalan di seberang kios "Sinar Hidup" pasar Kliwon, menempati rumah yang baru dia beli setengah tahun yang lalu dan selesai direnovasi menjadi rumah toko dua lantai dengan tampilan luar di-kontrak oleh branding indosat-im3.

Ruko dengan lebar muka 4 meter dan kedalaman toko 8 meter. Terdiri etalase depan 2meter, etalase panjang 2 x 2meter, dan etalase dalam 2meter.
Etalase depan memajang jajaran hanphone seken, etalase panjang terisi kartu perdana, dan etalase dalam untuk penerimaan order servis. Dinding samping dalam (frontliner) digunakan untuk stok spareparts dan dinding samping luar (customer) dioptimalkan untuk tatakan casing.
Dinding bagian dalam menjadi graffiti sign untuk :


" BenMapan "
handphone 2nd - service center
kami percaya anda jujur, karena Tuhan Maha Mengetahui


Empat frontliner secara profesional membantu menjalankan konter. Doni sebagai spesialis hape seken, Sugeng sebagai asisten service dan software-man, lalu Irul dan Endro sebagai frontliner umum.
Hari pertama buka, stok yang tersedia adalah kartu perdana im3 50 biji, mentari 20bj, simpati 20bj, XL bebas dan jempol @20bj, dan flexi 20bj.
Sparepart terbilang lengkap mulai suku-cadang serive hingga baterai, casing, dan aksesoris lampu sampai earphone.
Hape seken ada sekitar 50an yang didominasi oleh nokia, kemudian ada sony eriksson, siemens, dan samsung. Tentu untuk masa itu, tipe sekelas nokia 3650/60 sudah cukup bergengsi mengingat sekedar hape layar berwarna pun masih dianggap "hape bagus" di masyarakat, apalagi hape berkamera, meski masih sekelas nokia 3200. Sekedar pengetahuan, tahun 2003 nokia 6600 merupakan tipe keluaran tertinggi (atau terkeren?) untuk kalangan menengah gaul,
Apalagi kelas nokia 9210 communicator yang disegmentasi untuk kalangan pebisnis, yang bahkan dianggap level hape tercanggih saat itu.

Aku sendiri bertekad mengoleksi segala tipe hape sehingga tak heran konter "BenMapan" segera terkenal sebagai konter hape dengan koleksi ponsel paling lengkap sampai tingkat nasional !
Sebagai komitmen untuk koleksi jangka panjang, masig masing tipe dari semua merk hape aku kumpulkan minimal 3 buah khusus sebagai koleksi, yang kudapatkan dari berbagai sumber di WTC Surabaya, sentra ponsel Merdeka Malang, sampai ITC - Glodok/Grogol Jakarta, selain selalu menampung dari user setempat dan perburuan ke konter-konter lokal Tulungagung - Kediri dan sekitar.

Dengan barang koleksi sedemikian lengkap, BenMapan memiliki bargaining power yang cukup kuat baik dalam penjualan maupun saat membeli barang dari user maupun distributor.



______________________
inspired life, see our disclaimer.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

untuk privasi anda bisa menggunakan anonim