Akhir tahun 2003,
november.
Kemarin adalah hari "bersejarah" bagi Ray, karena untuk pertama kalinya sejak menekuni bisnis trading online, tepat di hari ulang tahunnya kemarin dia berhasil mencapai akumulasi deposit 10 juta USD, dengan menarik (withdrawal) nett-profit sebesar 1 juta USD !
Sejak awal mulai menekuni online trading, Ray memang berkomitmen untuk tidak menarik deposit kecuali terpaksa, sampai jika sudah mencapai akumulasi 10 juta USD after-withdrawal, dan itu adalah kemarin !
Selama ini, Ray menghidupi diri dan membantu keluarga dari menjalankan toko konvensional clothing store dan konter selular. Kini, sesuai target impiannya, per-bulan dia akan menarik target profit 10% dari deposit trading dan itu artinya 1 juta USD per-bulan, atau dengan kurs rupiah 8500 itu berarti rp 8,5 milyar per-bulan !
The new life is about to begin !
Diam diam, setelah sukses mentransfer nominal 8,5 milyar ke akun platinum BCA-nya Ray telah menarik satu milyar cash untuk diserahkan kepada ibunya dan 1 milyar lagi dibagi ke beberapa masjid dan pesantren sebagai jariyah bagi ayahnya, lalu mentransfer masing masing 1 milyar ke rekening ibunya lagi, 1 milyar ke rekening adiknya yang kuliah di Kediri, dan 3 milyar rekening cadangan di BRI.
Sisa 1,5 milyar, Ray berencana membeli beberapa tanah sawah dan pekarangan yang dijual di sekitar rumahnya.
Sembari bernegosiasi tentang sawah yang dia serahkan pada seorang perantara lokal, tak ada salahnya juga menghamburkan sedikit uang dan menyenangkan orang lain.
Seperti kali ini.
Tanggal 15 november, siang.
Ray tampak santai di depan konter saat kiriman paket hape tiba dari Nokia Jakarta. Bagi para frontilner BenMapan memang sudah biasa menerima kiriman paket ponsel baik sebagai pesanan koleksi sang boss ataupun stok dagangan seken.
Yang "sedikit" tidak biasa adalah paket ini terbilang "premium" karena berisi tipe hape nokia terkeren saat ini, yang biasanya hanya orang kaya saja yang pegang. Nokia 6600 yang supergaul, nokia 7600 yang superkeren, dan nokia 9210i-communicator yang superduper ! masing masing lima biji !
Setahu para frontliner, jika boss mereka sudah memiliki 3 biji yang sama utuk satu tipe merk, biasanya si boss tidak akan menambah stok kecuali dari user lokal setempat, atau ada pesanan untuk user. Dan boss Ray sudah komplit memiliki semua itu !
Penasaran, Doni frontliner spesialis celetuk sambil mengamat-amati box 9210i yang masih tersegel. "pesanan siapa nih boss ?"
Ray, pria muda yang usianya hanya terpaut sedikit di atasnya ini tersenyum. Namun belum sempat menjawab, Endro frontliner umum menimpali
"yang pasti bukan kamu bro, kecuali kamu sekaya boss Yumo, atau boss Ray lagi bodong ngasih kamu.."
Yumo adalah teman Irul frontliner umum yang barusan beli nokia 6600, anak pengusaha toko bahan bangunan.
Dari dalam, Sugeng asisten servis muncul sambil melihat jam dinding "Boss, waktunya ngopi, aku sama siapa nih duluan?" ujarnya sambil berjalan mendekati mereka
"eh, ada yang pesen komunikator ya boss? ada lima lagi? " setahunya, boss Ray memiliki tiga, seperti kebiasaannya "tiga biji untuk tiap tipe, semua tipe dari semua merk", sementara di etalase konter pun masih ada 2 biji lagi.
Ray mendehem kecil. "kalian, masing masing ambil satu 6600, 7600, dan 9210.."
Semua terbengong menatap sang boss tak percaya.
"iya, lima kan? empat untuk kalian dan satu untuk adikku, pas."
Dan semua makin melongo terheran heran.Emang ada orang segini baeknya, serius??
"udah pilih, dan siang ini kita libur sampe jam 3 sore nanti, kita rayain syukuran ngopi bareng bareng di sorpring, buruan gih !"
"Sorpring" adalah warung kopi dimana mereka tiap malam ngopi seusai tutup konter. Dinamakan demikian karena warung itu terletak di antara gerumbul bambu yang lebat namun asri dengan lokasi customer yang lapang.
Semua masih longong, sampai Doni nyeletuk lagi, " boss serius beneran ta? jangan godain doang boss, bisa bikin bete, kalo iya coba boss cubit nih tangan.." Doni nyodorin lengannya
Dan sontak semua bersorak berebut box ponsel begitu Ray mencubit lengan Doni keras keras
"bukan mimpi..!! ya awoh mimpi apa gue semalem rejeki nomplok..!!"
UMR setempat tahun itu adalah 450 rb, sementara rata rata gaji karyawan toko 250 -350 rb perbulan.
Gaji para frontliner BenMapan sendiri 450rb per-bulan, plus insentif rokok surya 1 pack per hari-masuk, uang ngopi senilai 5rb per hari-masuk, uang makan senilai 10rb per hari-masuk, uang pulsa senilai 50rb perbulan, dan masih ada jatah libur tiap jumat perminggu.
Sekarang, mereka diberi cuma cuma tiga buah hape superkeren yang hanya sebatas dambaan bagi orang awam.
"boss Ray luar biasa" puji Irul. "hip-hip, horray !, hip-hip, horray !" para frontliner ber-yel yel
*
Di warkop sorpring, barulah Ray menjelaskan alasannya berbagi gadget.
"hari ini aku syukuran atas tercapainya target bisnisku, namun please, tak perlu aku mengatakan target apa itu. Mulai sekarang mungkin aku tidak lagi setiap hari stand-by menemani kalian di konter, namun kuminta kalian tetap menjaga komitmen untuk terus memajukan konter dan menjaga reputasi kita."
Lelaki muda yang sebenarnya cukup charming ini diam sejenak menyeruput kopinya sebelum melanjutkan
"boss Sugeng sudah cukup mampu untuk menghandle segala kerusakan ponsel dan jika-pun ada kesulitan aku tetap bisa dihubungi untuk membantu.
boss Doni sudah cukup piawai menangani transaksi hape dan jika-pun ada keraguan aku tetap bisa dihubungi untuk membantu.
boss Irul dan boss Endro pun sudah cukup powerfull untuk menangani lobi-lobi distributor maupun kemitraan konter dan jika-pun ada keribetan aku tetap bisa dihubungi untuk membantu."
Ray menyulut rokoknya
"untuk sementara aku mau fokus menjalankan kerjaan online"
"ajarin bisnis online juga dong boss, biar kita bisa ikut se-kaya bos Ray.." ujar Doni sambil mengutak atik komunikatornya, barang baru ini..
Ray hanya tersenyum "kerjaanku ya cuma mantengin grafik valas itu, kan kalian udah tau dan juga udah pernah ku-training.."
"iya, sebulan jatah gratis deposit 5$ nya habis sampe 0, emang ternyata kalo nggak bakat, atau belum bisa fokus, susah juga ya boss.." sadar Endro
Saat itu, Yumo yang dihubungi Irul datang.
"bujubuseet.., barusan untung besar..??" matanya nanar menatap hape hape yang tergeletak di meja kawan kawannya.
Untuk beberapa saat mereka mengobrol ngalor ngidul terutama Yumo yang banyak bertanya mengenai bisnis online yang ditekuni Ray. Rupanya hasil nyata bahwa Ray bisa dengan entengnya membagikan hape high-end sangat menginspirasi Yumo untuk tertarik mempelajari trading.
Tak ada kata terlambat untuk mempelajari forex trading.
Yang dibutuhkan adalah komitmen, ketekunan, dan mental management untuk mempelajari analisa teknikal dan market fundamental.
Di samping koneksi internet yang cepat dan stabil tentunya.
______________________
inspired life, see our disclaimer
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
untuk privasi anda bisa menggunakan anonim